Home > Inspiration, Islam > Perang Melawan Kenikmatan Duniawi

Perang Melawan Kenikmatan Duniawi

October 5th, 2008

Seorang manusia duduk sendirian di tengah hutan, terbalut dalam kesedihan, lalu semua binatang menghampiri dirinya lalu berkata : “Kami semua tidak suka melihat dirimu bersedih, katakan apa yang kamu inginkan lalu kami akan berusaha untuk mewujudkan keinginanmu itu”

“Aku ingin memiliki penglihatan yang tajam”, ujarnya. Lalu seekor burung Elang membalasnya, “kau boleh memiliki kemampuanku”

“Aku ingin memiliki fisik yang kuat”, ujarnya lagi. Lalu seekor Jaguar membalasnya, “kau boleh memiliki kemampuanku”

hal ini pun terus berlanjut, sampai akhirnya manusia tersebut memiliki semua kemampuan yang dimiliki oleh binatang di dunia ini.

Dalam perjalanan, seekor burung Hantu berkata kepada semua binatang : “Sekarang dia memiliki ilmu dan kemampuan yang lebih dari cukup”. Lalu seekor Rusa membalas : “Dia memiliki semua apa yang ia inginkan sebelumnya, semoga kesedihan bisa sirna darinya”.

“Tidak”, balas burung Hantu. “Aku melihat “lubang” di dalam dirinya, lubang yang sangat dalam seakan-akan tidak akan bisa penuh. Lubang itulah yang salalu membuatnya sedih dan selalu menginginkan sesuatu, dia akan terus meminta dan meminta, sampai suatu saat Dunia akan berkata : “Aku sudah tidak punya apa-apa lagi, semuanya sudah kuberikan padamu wahai manusia”.

Gw rasa cerita diatas udah sangat mewakilkan apa yang dinamakan nafsu, lebih tepatnya kenikmatan duniawi.

Lihat aja dunia disekitar kita, apa yang mereka cari ? … its, Money. for what ? untuk beli hp baru, untuk beli baju baru, untuk beli mobil baru, rumah baru, berusaha terkenal, menjadi lebih cantik, fashion, dsb dsb dsb.

Emang sih gw gw ga ada hak buat ngatur kehidupan pribadi seseorang, apalagi yg bersifat personal, mau ngabisin duit buat beli baju lebaran ya monggo aja, but sooner or later you will see it for what it is.

Mau tau bagaimana kita diciptakan oleh Allah SWT ?

Kita semua diciptakan sebagai sebuah jiwa/soul yang kemudian ditempatkan kedalam fisik jasmaniah. Badan yang kita miliki ini hanya berfungsi sebagai alat/tool. Sebuah tool yang seharusnya dipergunakan untuk “memberi makan” jiwa kita, tetapi apa kenyataannya ?

Hampir semua manusia di dunia ini mendedikasikan umur hidupnya hanya untuk “memberi makan” fisik jasmaniahnya saja dengan segala macam kenikmatan duniawi.

Kejarlah kenikmatan dunia semampumu, as hard as you try you wont grasp it, dan ketika kamu menyadari semuanya, dunia akan meninggalkan dirimu begitu saja.

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah- megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. ( QS : 57 : 20 )

*terinspirasi oleh www.wakeupproject.com

** Minal Aidzin Wal Faidzin buat semuanya :koprol:

*** Pagerank berubah dari 0 jadi 3, :hore:

  • Share/Save/Bookmark

admin Inspiration, Islam ,

  1. October 5th, 2008 at 04:37 | #1

    Pertamaxxxxx :hiks::hiks: terharu baca tulisan di atas, kalau seorang manusia memiliki semua kelebihan binatang, kasihan binatangnya dong … :melet:
    Tapi pada dasarnya sih emamng nafsu manusia itu susah terpuaskan…..

    Zalukhus last blog post..Resensi Film Terbaru MAX PAYNE

  2. kipram
    October 5th, 2008 at 04:46 | #2

    Article islami yg patut dibaca nih

    kiprams last blog post..Souvenir from Lampung

  3. October 5th, 2008 at 05:01 | #3

    @ Zalukhu : yang namanya nafsu emang gak bakalan ada puasnya, nafsu=setan, setan udah diciptakan lebih dulu dr manusia, ilmunya udah pasti super banyak buat jerumusin kita ke jalan yang salah, semoga kita selalu dibimbing oleh cahaya-Nya :)

    @ kipram : :hehe:

  4. October 5th, 2008 at 06:48 | #4

    hwahhh..napsu emang musti dikontrol.. biar gak nyusahin klo ngacirrr…

    BETEWE

    TAQABBALALLAHU MINNA WA MINKUM TAQABBAL YA KARIM. MINAL AIDIN WAL FAIZIN. MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN YAAAA…. MULAI DARI NOL YA… HE..HE…:hehe:

  5. October 5th, 2008 at 07:36 | #5

    nafsu memang sudah memperbudak kita, semakin besar rasa syukur kita pasti deh kita bisa sedikit mengontrol nafsu kita,,
    sekalian jg mau ngucapin,,
    selamat hari raya idul fitri 1429H
    mohon maaf lahir dan batin
    :plis:

    engginks last blog post..Selamat Hari Raya Idul Fitri

  6. October 5th, 2008 at 10:05 | #6

    mohon maaf lahir dan batin mas :sip:

    izandis last blog post..Tips cara terbebas dari probation status akun Blogsvertise

  7. October 5th, 2008 at 14:44 | #7

    Taqabbalallahu minna wa minkum. Selamat Idul Fitri 1429 H. Mohon ma’af lahir dan batin ya mas.. :plis:

    inoss last blog post..Mudik Lebaran!!!

  8. October 6th, 2008 at 02:51 | #8

    paling susah tuh berperang sama hawa nafsu alias kenikmatan duniawi!
    nggak bisa menang cuma bisa menandingi saja!
    wekekekekeek!

    trendys last blog post..Pengamen Tanpa Gitar!

  9. October 6th, 2008 at 03:44 | #9

    yaaa, mungkin itu serunya jadi manusia, kita akan selalu punya tantangan untuk menaklukan diri kita sendiri….masalahnya sekarang kita sadar nggak bahwa kita harus menaklukannya ?

    hehe..

    (^_^)
    …peace…

    rizal akbars last blog post..Machinima. Cara mudah memproduksi film 3D

  10. October 6th, 2008 at 03:53 | #10

    Hi… Happy Eid for you and family
    Wishing a holiest moment in your life

    Yogas last blog post..Foto Keluarga

  11. October 7th, 2008 at 03:10 | #11

    itu udah jadi sifat dasar manusia. gak pernah merasa cukup. ibaratnya dikasih gunung emas satu manusia bakal minta gunung emas satu lagi dan begitu seterusnya. nafsu gk bakal bisa hilang. hanya bisa dikendalikan dan diarahkan.

    krn itulah ada IMAN sebagai pengendali nafsu. celakanya iman ini bisa naik bisa turun. bisa tebal bias tipis. kl iman lagi tipis trus godaan datang, nafsu bakal menang deh :D

    semua karena dunia. dunia yg begitu indah penuh pesona. godaannya begitu kuat. harta, tahta, wanita adalah godaan dunia. padahal kita tahu kl dunia itu fana. kita semua bakal meninggalkannya. kapan, dimana dan dalam keadaan apa kita dipanggil olehNYA kita gak tahu. itu rahasiaNYA. dan ingat malaikat maut bukan manusia, bukan juga orang indonesia yang suka ngaret. dia selalu tepat waktu. kl udah jadwalnya kita dipanggil dia bakal datang ontime gk pakai delay :D . so sudah siapkah kita bila sat itu tiba???

    tipiss last blog post..Get Your Degree With Nouveau University

  12. October 7th, 2008 at 06:05 | #12

    bang aku senang membaca tulisan yg ini. abang hebat. selamat lebaran ya,bang. mampir dong. salam hangat selalu tuk semua yg menyayangi abang.

    dobleh yang malangs last blog post..sepenggal cinta pertama ku telah hilang tertinggal di bawah kaki pegunungan……………

  13. October 7th, 2008 at 08:20 | #13

    @ tipis : seandainya kita ga punya nafsu, seperti malaikat , *ngayal mode on* :sliwer2:

    @ dobleh yang malang : selamat lebaran juga n thx udah mampir :)

  14. October 7th, 2008 at 16:12 | #14

    “Hampir semua manusia di dunia ini mendedikasikan umur hidupnya hanya untuk “memberi makan” fisik jasmaniahnya saja dengan segala macam kenikmatan duniawi”

    Sorry bro, tapi aq merasa ada generalisasi besar2an disni dgn mengatakan hampir semua manusia, over-judging sepertinya. Mungkin itu hanya sebagian besar yang “kita lihat/ketahui”…Insya Allah tak kalah banyaknya manusia di luar sana yang tidak seperti itu…amien

  15. October 7th, 2008 at 16:50 | #15

    @ 1ind1r4 : well, not in my neigbourhood … :)

  16. alan
    October 29th, 2008 at 21:36 | #16

    mdh2 an kita semua mendptkan pertolongan & ampunan drNya ntar kalo d’akhirat……… coz dr skrg kita kudu ati2 men!!!!! dlm b’gaul jgn ampe salah kamar yuuuuu

  17. teguh
    February 14th, 2009 at 09:43 | #17

    tak baca dlu ya…:baca:

  18. March 2nd, 2009 at 08:05 | #18

    Posting besar, hal ini benar-benar adalah berikutnya gelombang masa depan.

  1. No trackbacks yet.