
- Malu rasanya kalo melihat nilai uang Rp. 20.000 sangat besar untuk dimasukin ke kotak amal di Masjid tetapi ketika masuk supermarket nilai uang tersebut menjadi sangat kecil.
- Malu rasanya mengingat susahnya membaca satu ayat Al-Quran setiap hari, tapi mudah sekali untuk membaca novel setebal 100 halaman.
- Malu rasanya melihat orang berebutan duduk di depan pada suatu acara konser musik tetapi ngumpul di belakang Masjid sewaktu jumatan.
- Malu rasanya mengetahui bahwa setiap orang menginginkan masuk Surga tanpa berbuat apa-apa yang diamanatkan oleh agamanya.
- Malu rasanya kalo setiap kita ingin mengirimkan email-email lucu maka dengan mudahnya email tersebut tersebar, sedangkan jika kita ingin menyebarkan ayat-ayat Allah maka kita berpikir dua kali untuk menyebarkannya.
FUNNY, ISN’T IT?
Are you laughing?
Are you thinking?
Spread the Word and give thanks to Allah for He is Good & Mercifull !


ARTIKEL MENARIK LAINNYA
- 7 Masjid Termegah Di Dunia
- Menjadi [Bukan] Diri Sendiri
- Cool or Fool ? ( Bagian I )
- Saatnya Untuk Islamic Superheroes
- Tahukah Engkau Bahwa Imanmu Telah Runtuh ?







July 4th, 2008 at 9:03 am
terima kasih teman untuk pengingatnya..
taligucis last blog post..Channel Walking
July 4th, 2008 at 10:20 am
beda keyakinan namun inti postingannya membuat saya tersadar bahwa saya sering alpa, terutama poin 2,3, dan 5
makasi sudah diingatkan
yudis last blog post..Minumannya orang Indonesia
July 4th, 2008 at 3:57 pm
Iya kenapa kok seperti itu,
susah ya, sepertinya.
Masih belum dapat hidayah atau kita yang menutup hidayah.
Ampun ya Tuhan
July 4th, 2008 at 6:03 pm
tapi gambar2nya kok dipilih yg siap perang gitu…kelabu…bukannya lebih baik gambar yg menggambarkan suasana damai dan indah biar hati ikutan sejuk agar ajakannya bisa lebih mudah mencapai target
nitas last blog post..CERITA DALAM SECANGKIR KOPI
July 4th, 2008 at 7:17 pm
It’s not funny.. it’s ironic..
Terima kasih sudah mengingatkan kembali pesan yang dimulai beberapa tahun lalu
July 4th, 2008 at 8:12 pm
makasih udah diingatkan. semoga Allah memberi pahala yang berlimpah untuk anda.
July 4th, 2008 at 9:22 pm
iya bener. Apalagi di tengah jaman kyk gini. Yah, smoga aja sedikit yg sudah kita lakukan itu lebih bernilai di mata sang Khalik krn ketidakberdayaan kita di tengah berbagai cobaan yg menghadang.
July 4th, 2008 at 10:04 pm
@ taliguci : sama-sama
@ yudi : glad i can help
@ Petani Internet : something 2 think about …
@ nita : gambar tersebut maksudnya supaya selalu semangat dalam menghadapi cobaan, perang disitu maksudnya perang melawan diri sendiri aka syaitan or nafsu
@ ipung : sama-sama
@ Candle : Smoga anda juga mendapat pahala dengan membaca artikel ini
@ Tigis : semangat !
July 4th, 2008 at 10:21 pm
hmmm benar-benar kata yang menyentuh? tersindir juga sihhh
bocahisengs last blog post..Sandra Dewi di boikot
July 5th, 2008 at 12:51 am
Dulu pernah dapat email persis seperti diatas, namun terkadang di tengah jalan kita suka lupa akan isi dan makna pesan itu. Terima kasih sudah diingatkan
July 6th, 2008 at 1:01 am
[…] video di YouTube, mengenai benar atau tidaknya, Wallahualam dan ambil sisi positifnya aja untuk meningkatkan keimanan kita terhadap kebesaran Allah […]
July 10th, 2008 at 6:38 am
good post pak…
klo dibaca, rasanya kyk ditampar..
dws last blog post..Hari pertama OJT (On The Job Training)
August 16th, 2008 at 7:43 pm
[…] video di YouTube, mengenai benar atau tidaknya, Wallahualam dan ambil sisi positifnya aja untuk meningkatkan keimanan kita terhadap kebesaran Allah […]
August 21st, 2008 at 11:38 pm
suatu kesalahan yang menjadi tradisi dan kebiasaan
thx yach….dah ngingetin……
September 4th, 2008 at 12:20 am
[…] video di YouTube, mengenai benar atau tidaknya, Wallahualam dan ambil sisi positifnya aja untuk meningkatkan keimanan kita terhadap kebesaran Allah […]